6 Kejutan di Penampilan Olivia Rodrigo di Daisy Chain Fields, Ada Alanis Morissette

dok. Instagram/Olivia Rodrigo

Olivia Rodrigo menutup festival perdananya, Daisy Chain Fields, dengan sederet kejutan besar.

Festival yang digelar di Southern California ini menjadi proyek ambisius Olivia karena untuk pertama kalinya ia bukan cuma tampil, tetapi juga menjadi sosok utama di balik festival dengan lineup perempuan. Chappell Roan, Doechii, Garbage, Mitski, hingga sejumlah nama besar lainnya ikut meramaikan acara tersebut.

Namun, justru set penutup Olivia yang paling banyak menyimpan kejutan.

Mulai dari duet lintas generasi, tribute untuk Dolly Parton, sampai pengumuman donasi jutaan dolar, berikut kejutan yang terjadi selama penampilan Olivia Rodrigo di Daisy Chain Fields.

1. Sarah McLachlan tiba-tiba naik panggung untuk duet "Angel"

Kejutan pertama datang lewat kehadiran Sarah McLachlan.

Nama McLachlan punya hubungan spesial dengan konsep Daisy Chain Fields. Olivia sebelumnya mengungkap bahwa festivalnya terinspirasi dari Lilith Fair, festival musik dengan lineup perempuan yang didirikan McLachlan pada 1997.

Karena itu, kemunculannya di panggung terasa seperti pertemuan dua generasi musisi perempuan.

Olivia dan McLachlan kemudian membawakan lagu "Angel" bersama.

Duet tersebut bukan sekadar kolaborasi biasa, karena keduanya mendedikasikannya untuk mengenang Dolly Parton yang meninggal pada 25 Agustus 2026.

Layar panggung menampilkan foto Dolly dengan tulisan "We Will Always Love You, Dolly", sementara penonton menyalakan lampu ponsel selama lagu berlangsung.

2. Karen O batal tampil, tapi digantikan Alanis Morissette

Olivia awalnya dijadwalkan tampil bersama vokalis Yeah Yeah Yeahs, Karen O.

Namun, di tengah set, Olivia mengabarkan bahwa Karen gak bisa hadir karena harus menangani urusan pribadi.

Alih-alih membiarkan slot kolaborasi tersebut kosong, Olivia justru punya kejutan lain.

"Aku sudah menyimpan rahasia dari kalian," katanya sebelum memperkenalkan Alanis Morissette.

Kemunculan Alanis langsung menjadi salah satu momen terbesar malam itu.

Keduanya kemudian berduet membawakan lagu ikonik "Ironic" yang dirilis pada 1995.

Kolaborasi ini terasa seperti jembatan antara dua generasi penyanyi perempuan yang sama-sama dikenal lewat lagu penuh emosi, kemarahan, dan storytelling yang kuat.

3. Stevie Nicks muncul di penghujung set

Olivia menyimpan salah satu kejutan terbesar untuk bagian terakhir.

Stevie Nicks naik ke atas panggung untuk tampil bersamanya.

Olivia dan vokalis Fleetwood Mac tersebut kemudian membawakan lagu klasik "Landslide".

Duet ini menutup set Olivia yang berlangsung hampir satu setengah jam.

Hubungan keduanya memang bukan hal baru. Olivia beberapa kali menunjukkan kekagumannya terhadap Stevie Nicks, sementara Nicks juga kerap memberikan pujian kepada generasi musisi yang lebih muda.

Namun, tampil bersama di festival milik Olivia sendiri membuat momen ini terasa jauh lebih spesial.

4. Stevie Nicks memberikan pidato emosional untuk Olivia

Kejutan dari Stevie Nicks ternyata gak berhenti setelah lagu selesai.

Sebelum meninggalkan panggung, Nicks memberikan penghormatan khusus kepada Olivia.

Ia memuji bagaimana Olivia mampu mengorganisasi festival tersebut dan mengatakan dirinya kagum melihat penyanyi berusia 23 tahun itu berhasil mewujudkan acara sebesar Daisy Chain Fields.

Nicks bahkan membandingkan Olivia dengan dirinya sendiri ketika masih muda.

Menurutnya, Olivia memiliki energi luar biasa sekaligus kemampuan menjalankan semua hal tersebut dengan penuh keanggunan.

Ia juga meminta penonton terus mendukung Olivia.

"Dia sangat spesial. Simpan dia di hati kalian; aku sudah melakukannya," kata Nicks.

Buat Olivia, mendapatkan pujian langsung dari salah satu ikon musik yang menginspirasinya jelas menjadi salah satu momen paling emosional sepanjang festival.

5. Melinda French Gates tiba-tiba mengumumkan donasi Rp166 miliar

Bukan cuma musisi yang muncul sebagai tamu kejutan.

Filantropis Melinda French Gates juga naik ke atas panggung.

Ia mengumumkan bahwa melalui organisasi Pivotal, dirinya akan mendonasikan 10 juta dolar AS kepada organisasi nonprofit yang bekerja sama dengan Daisy Chain Fields.

Nilainya setara sekitar Rp166 miliar.

Jumlah tersebut menggandakan donasi yang sebelumnya sudah diumumkan Olivia.

Sehari sebelum festival, Olivia mengatakan dirinya menyumbangkan 10 juta dolar kepada 10 organisasi yang fokus pada isu perempuan dan anak perempuan.

Dengan tambahan dari Melinda French Gates, total dana yang terkumpul menjadi 20 juta dolar AS atau lebih dari Rp330 miliar.

6. Olivia mengonfirmasi Daisy Chain Fields bakal kembali tahun depan

dok. X/Daisy Chain Fields

Mungkin kejutan yang paling menyenangkan bagi penggemar justru muncul tepat sebelum Olivia meninggalkan panggung.

Setelah sukses menyelenggarakan festival pertamanya, Olivia memastikan bahwa Daisy Chain Fields bukan acara sekali jalan.

"Terima kasih banyak, selamat malam, dan sampai jumpa tahun depan!" teriak Olivia kepada penonton.

Kalimat tersebut sekaligus mengonfirmasi bahwa Daisy Chain Fields akan kembali pada 2027.

Keputusan ini gak terlalu mengejutkan melihat besarnya festival pertama mereka.

Selain menghadirkan Olivia, lineup edisi perdana mencakup Chappell Roan, Doechii, Garbage, Mitski, dan sederet musisi perempuan lainnya.

Festival ini juga memiliki misi sosial yang kuat karena seluruh keuntungan bersihnya disalurkan ke 10 organisasi nonprofit yang mendukung perempuan dan anak perempuan.

Dari Sarah McLachlan, Alanis Morissette, sampai Stevie Nicks, Olivia berhasil menjadikan penampilan penutup Daisy Chain Fields sebagai semacam perayaan lintas generasi perempuan di musik.

Dan dengan konfirmasi bahwa festival ini akan kembali tahun depan, edisi pertamanya tampaknya baru menjadi awal.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url