6 Film Netflix yang Akan Tayang di Bioskop, Ada Narnia hingga Film Baru Brad Pitt

Netflix tampaknya semakin terbuka untuk memberikan panggung lebih besar kepada film-filmnya di bioskop.

Selama ini, beberapa Netflix Original memang sempat mendapatkan theatrical release sebelum masuk layanan streaming. Namun, penayangannya umumnya terbatas, terutama untuk film-film yang sedang mengejar musim penghargaan.

Strategi tersebut mulai berkembang. Sejumlah film mendatang bakal mendapatkan jendela penayangan bioskop yang lebih panjang, bahkan ada yang dirilis secara luas dan mendapatkan layar IMAX.

Netflix juga dilaporkan akan melakukan sesuatu yang selama ini jarang mereka lakukan, yakni mengumumkan pendapatan box office dari enam film mendatang.

Mulai dari La Bola Negra yang dibintangi Penélope Cruz hingga Narnia: The Magician’s Nephew garapan Greta Gerwig, berikut 6 film Netflix yang akan tayang di bioskop.

1. La Bola Negra

dok. Netflix

La Bola Negra menjadi salah satu film yang menandai perubahan pendekatan Netflix terhadap perilisan bioskop.

Film garapan Javier Ambrossi dan Javier Calvo ini merupakan drama queer lintas generasi yang dibintangi Penélope Cruz. Netflix mendapatkan film tersebut setelah penayangannya di Cannes Film Festival.

La Bola Negra bakal tayang di bioskop mulai 16 Oktober 2026, sebelum masuk Netflix pada 2 Desember 2026.

Dengan demikian, film tersebut mendapatkan sekitar 46 hari penayangan eksklusif di bioskop, menjadi theatrical rollout terpanjang yang pernah diberikan Netflix kepada filmnya sejauh ini.

Durasi tersebut sudah sangat dekat dengan theatrical window sekitar 45 hari yang umum digunakan studio Hollywood sebelum film berpindah ke platform lainnya.

2. The Mosquito Bowl

dok. Netflix

Netflix juga membawa The Mosquito Bowl ke bioskop.

Film garapan Peter Berg ini diadaptasi dari buku karya Buzz Bissinger yang mengangkat kisah nyata pertandingan American football antara dua kelompok Marinir AS di tengah Perang Dunia II.

Kisahnya berpusat pada pertandingan yang berlangsung di Guadalcanal pada 1944. Banyak pemainnya merupakan mantan atlet football kampus yang kemudian bertugas sebagai Marinir.

The Mosquito Bowl menjadi salah satu dari enam film yang pendapatan box office-nya bakal dilaporkan Netflix.

Dengan demikian, performa komersial film tersebut di bioskop nantinya bisa diketahui publik, sesuatu yang selama ini cukup jarang dilakukan Netflix terhadap film-film theatrical mereka.

3. The Further Mis-Adventures of Cliff Booth

dok. Netflix

Brad Pitt bakal kembali memerankan Cliff Booth, karakter yang sebelumnya ia mainkan dalam Once Upon a Time... in Hollywood.

Namun, kali ini Quentin Tarantino gak duduk di kursi sutradara.

The Further Mis-Adventures of Cliff Booth disutradarai oleh David Fincher, sementara Tarantino tetap berada di balik ceritanya sebagai penulis.

Film ini menjadi salah satu proyek Netflix yang mendapatkan perlakuan khusus untuk perilisan bioskop.

Netflix menyiapkan penayangan theatrical, termasuk kesempatan menikmati kembalinya Cliff Booth melalui layar IMAX.

Keterlibatan Fincher dan Pitt juga membuat film ini menjadi salah satu proyek terbesar dalam enam rilisan yang bakal digunakan Netflix untuk mulai membuka data box office mereka.

4. Ink

dok. Netflix

Berikutnya ada Ink, film terbaru garapan Danny Boyle.

Film ini menjadi salah satu proyek yang turut disiapkan Netflix untuk mendapatkan perilisan bioskop sebelum akhirnya tersedia melalui layanan streaming.

Ink juga termasuk dalam enam judul yang angka pendapatan box office-nya bakal dilaporkan.

Keputusan tersebut cukup menarik mengingat Netflix selama bertahun-tahun gak mengungkap secara rutin pendapatan theatrical film-film mereka.

Dengan adanya pelaporan resmi, nantinya publik bisa melihat seberapa besar penonton bioskop tertarik menyaksikan film Netflix sebelum film yang sama tersedia untuk pelanggan melalui streaming.

5. Narnia: The Magician’s Nephew

dok. Netflix

Dari seluruh daftar ini, Narnia: The Magician’s Nephew mungkin menjadi proyek yang paling menunjukkan keseriusan Netflix bermain di bioskop.

Film tersebut ditulis dan disutradarai Greta Gerwig, yang sebelumnya sukses besar melalui Barbie.

Narnia: The Magician’s Nephew direncanakan tayang secara luas di bioskop seluruh dunia pada 12 Februari 2027, sebelum masuk Netflix pada 2 April 2027.

Bahkan sebelum wide release tersebut, Netflix akan mengadakan sneak preview eksklusif di IMAX mulai 10 Februari 2027.

Artinya, Narnia mendapatkan jendela bioskop hampir 50 hari.

Film yang mengangkat kisah awal terbentuknya Narnia tersebut dibintangi sederet nama besar seperti Emma Mackey, Carey Mulligan, Daniel Craig, dan Meryl Streep.

Strategi ini jauh berbeda dibanding perilisan theatrical terbatas yang selama ini identik dengan film-film Netflix.

6. Charlie and the Chocolate Factory

dok. Netflix

Satu lagi proyek besar Netflix yang bakal mendapatkan wide theatrical release adalah Charlie and the Chocolate Factory.

Berbeda dari adaptasi Willy Wonka yang sebelumnya pernah hadir di layar lebar, proyek Netflix kali ini merupakan film animasi.

Netflix merencanakan perilisan luas film tersebut di bioskop pada periode Natal 2027.

Bahkan theatrical window yang disiapkan gak main-main.

Charlie and the Chocolate Factory bakal mendapatkan sekitar 47 hari di bioskop sebelum kemudian tersedia melalui Netflix.

Film ini sekaligus menjadi salah satu bukti bahwa eksperimen theatrical Netflix gak berhenti pada film-film prestige atau kandidat Oscar.

Mereka mulai membawa proyek blockbuster keluarga ke bioskop dengan jendela yang mendekati standar studio tradisional.

Enam film tersebut juga bakal menjadi bagian dari eksperimen baru Netflix dalam urusan transparansi box office.

Netflix akan mulai melaporkan pendapatan bioskop untuk La Bola Negra, The Mosquito Bowl, The Further Mis-Adventures of Cliff Booth, Ink, Narnia: The Magician’s Nephew, dan Charlie and the Chocolate Factory.

Meski demikian, langkah ini belum berarti semua Netflix Original ke depannya bakal tayang di bioskop.

Perusahaan masih menentukan strategi distribusi berdasarkan kebutuhan masing-masing film dan tetap menempatkan streaming sebagai bisnis utamanya.

Namun, kalau eksperimen enam film ini berhasil, bukan gak mungkin logo Netflix bakal semakin sering muncul di layar bioskop sebelum akhirnya filmnya masuk streaming.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url