GTA 6 Ungkap Banyak Detail Baru, Berat Badan hingga Otot Jason dan Lucia Bisa Berubah


Rockstar Games akhirnya membuka lebih banyak rahasia di balik Grand Theft Auto VI.

Lewat wawancara terbaru dengan Dazed, sejumlah orang penting di balik pengembangan game tersebut membahas bagaimana Vice City dan Leonida dibuat jauh lebih hidup, realistis, sekaligus reaktif terhadap tindakan pemain.

Gak cuma soal dunia yang lebih detail. GTA 6 juga membawa berbagai mekanisme dari Red Dead Redemption 2 ke level lebih jauh. Kondisi tubuh Jason dan Lucia dapat berubah mengikuti gaya hidup pemain, NPC bakal memberikan respons lebih realistis, dan hubungan kedua protagonis menjadi bagian penting dari permainan.

Dengan pengembangan yang telah berlangsung lebih dari satu dekade, Rockstar pun sadar ekspektasi terhadap GTA 6 berada di level yang luar biasa tinggi.

Tubuh Jason dan Lucia bisa berubah mengikuti gaya hidup pemain

dok. Rockstar Games/GTA VI

Salah satu detail paling menarik adalah kembalinya sistem perubahan fisik karakter yang pernah digunakan Rockstar dalam game sebelumnya.

Di GTA 6, makanan yang dikonsumsi dapat memengaruhi berat badan Jason dan Lucia. Sementara itu, berolahraga akan membuat tubuh mereka terlihat semakin berotot.

Efek gaya hidup pemain bahkan gak berhenti sampai di sana.

Menghabiskan waktu terlalu lama di luar rumah, terus kabur dari polisi, atau berpesta selama berhari-hari juga dapat meninggalkan dampak pada penampilan karakter.

Dengan begitu, kondisi fisik Jason dan Lucia secara perlahan bisa menjadi semacam rekaman visual dari bagaimana pemain menjalani kehidupan mereka di Leonida.

Konsep serupa sebelumnya digunakan secara mendalam dalam Red Dead Redemption 2. Arthur Morgan bisa mengalami perubahan berat badan, pertumbuhan rambut dan janggut, hingga luka setelah berkelahi.

Bawa senapan di jalanan? NPC GTA 6 bakal bereaksi

dok. Rockstar Games/GTA VI

Rockstar juga ingin mengurangi kesan bahwa pemain adalah sosok yang bisa melakukan apa pun di dunia game tanpa konsekuensi.

Dunia GTA 6 disebut jauh lebih reaktif terhadap perilaku pemain. Salah satu contoh sederhananya adalah berjalan di tempat umum sambil membawa senapan.

NPC di sekitar pemain gak akan begitu saja mengabaikannya.

Hal ini menjadi bagian dari ambisi Rockstar untuk menciptakan dunia yang lebih grounded. NPC dirancang supaya gak lagi terasa sekadar karakter latar yang mengulangi rutinitas sederhana.

Meski begitu, perubahan ini juga memunculkan pertanyaan menarik: apakah peningkatan realisme bakal mengurangi kebebasan dan kekacauan yang selama ini identik dengan GTA?

Bagi Rockstar, targetnya justru mencari keseimbangan di antara keduanya.

"Kami ingin memungkinkan sebanyak mungkin ekspresi diri tanpa kehilangan esensi karakternya," ujar Head of Development sekaligus Co-Studio Head Rockstar North, Rob Nelson.

Pemain bisa berganti antara Jason dan Lucia di tengah aksi

dok. Rockstar Games/GTA VI

Hubungan Jason Duval dan Lucia Caminos juga menjadi salah satu fondasi utama GTA 6.

Jason diceritakan sebagai mantan tentara yang kemudian terlibat dalam peredaran narkoba, sedangkan Lucia merupakan seorang petarung yang baru keluar dari penjara.

Keduanya dibangun dengan pendekatan seperti Bonnie dan Clyde, dua kekasih yang bersama-sama terlibat dalam kehidupan kriminal.

Menariknya, sistem pergantian karakter tampaknya bakal memainkan peran jauh lebih besar dibandingkan sekadar berpindah protagonis.

Dalam salah satu contoh yang diberikan, pemain bisa mengendarai mobil sebagai Jason ketika sedang menuju sebuah pekerjaan. Pemain kemudian dapat berpindah menjadi Lucia yang duduk di kursi penumpang dan menggunakan ponselnya.

Ketika situasi berubah menjadi kejar-kejaran, pemain dapat kembali mengambil kemudi atau berpindah karakter untuk menembaki pengejar dari kursi penumpang.

Setelah semuanya selesai, keduanya bahkan bisa naik jet ski bersama menyusuri perairan Leonida.

Hubungan Jason dan Lucia bisa dipengaruhi pilihan pemain

dok. Rockstar Games/GTA VI

Romansa juga bakal mendapatkan porsi yang jauh lebih besar dibandingkan game GTA sebelumnya.

Rockstar ingin Jason dan Lucia terasa sebagai dua karakter utuh, bukan sekadar avatar kosong yang digunakan pemain untuk membuat kekacauan.

"Karakter-karakter ini bukan avatar kosong yang bisa kalian gunakan untuk melakukan apa pun. Cerita mereka menjadi perjalanan yang kalian lalui bersama mereka," jelas Nelson.

Pilihan pemain nantinya juga disebut dapat memberikan konsekuensi terhadap hubungan Jason dan Lucia.

Ini menjadi perubahan cukup besar bagi GTA. Hubungan romantis sebelumnya biasanya berada di pinggiran permainan, sementara GTA 6 justru menempatkan hubungan kedua protagonis di jantung ceritanya.

Lucia sendiri menjadi protagonis perempuan utama pertama yang dikembangkan secara penuh dalam seri utama GTA modern.

Media sosial bakal menjadi bagian penting dari Vice City

dok. Rockstar Games/GTA VI

Satire terhadap kehidupan modern tentunya masih menjadi DNA GTA.

Karena GTA 6 mengambil inspirasi dari Amerika Serikat era 2020-an, media sosial di dalam game bakal benar-benar berfungsi dan memiliki feed yang dapat dilihat pemain.

Rockstar juga menggunakan media sosial sebagai bagian dari pembangunan karakter dan dunia.

Duo rapper Real Dimez, misalnya, digambarkan sebagai musisi yang sedang naik daun. Perjalanan popularitas mereka bisa diikuti melalui berbagai unggahan viral dalam media sosial di dalam game.

Vice City sendiri digambarkan sebagai kota yang sangat terobsesi terhadap penampilan.

Stylist Jillian Carr, yang bekerja bersama Rockstar sejak 2023, bahkan menggambarkannya sebagai kota yang "dibangun di sekitar kesombongan", dengan media sosial, budaya selebritas, wisatawan, dan tren fashion yang berubah dengan cepat.

Karena itu, pakaian, gaya rambut hingga berbagai brand fiktif gak sekadar dibuat sebagai lelucon, tetapi dirancang sebagai bagian dari budaya Leonida.

Rockstar sampai bertemu mantan kriminal untuk membangun Leonida

dok. Rockstar Games/GTA VI

Detail dunia GTA 6 ternyata gak cuma dibangun dari riset internet.

Selama bertahun-tahun, tim Rockstar melakukan perjalanan langsung ke Miami dan wilayah sekitarnya. Bahkan terdapat tim riset khusus yang ditempatkan di kota tersebut.

Untuk memahami kehidupan di Florida, mereka bertemu dengan berbagai kalangan.

Menurut tim Rockstar, riset tersebut melibatkan percakapan dengan mantan kriminal, aparat penegak hukum, promotor klub, hingga penjual senjata, serta orang-orang berpengaruh lainnya yang bersedia berbicara dengan mereka.

Cerita dari orang-orang tersebut kemudian dibandingkan dengan buku dan laporan jurnalistik sebelum digunakan untuk membantu menciptakan karakter dalam game.

Rockstar juga ingin menghindari sekadar mengambil meme "Florida Man" lalu memasukkannya mentah-mentah ke GTA 6.

Tujuannya adalah membuat keanehan Florida terasa autentik tanpa hanya mengandalkan stereotip.

Lebih dari 50 seniman jalanan ikut membuat Vice City

dok. Rockstar Games/GTA VI

Skala produksinya juga terlihat dari orang-orang yang dilibatkan Rockstar.

Lebih dari 50 seniman jalanan sungguhan direkrut untuk mendesain mural yang muncul di sejumlah wilayah Vice City, termasuk Stockyard yang terinspirasi dari Wynwood di Miami.

Lebih gilanya lagi, tim yang mengembangkan handling kendaraan turut melibatkan pembalap sungguhan.

Rockstar bahkan memiliki cabang di Los Angeles yang sebagian besar pekerjaannya didedikasikan untuk mengembangkan pedestrian atau NPC.

Tim pengembangan Rockstar secara keseluruhan juga disebut telah bertambah lebih dari dua kali lipat dibandingkan ketika perusahaan mengembangkan Red Dead Redemption 2.

Hasilnya diharapkan terlihat pada populasi Leonida. NPC akan hadir dengan variasi bentuk tubuh, usia, tato, tindik, operasi plastik, pakaian, hingga gaya hidup yang berbeda berdasarkan daerah tempat mereka berada.

Rockstar akui tekanan mengembangkan GTA 6 sangat besar

dok. Rockstar Game/GTA VI

Setelah kesuksesan luar biasa GTA V dan Red Dead Redemption 2, Rockstar sadar mereka sedang mengembangkan salah satu game dengan ekspektasi terbesar dalam sejarah industri.

Apalagi jarak antara GTA V dan GTA 6 mencapai sekitar 13 tahun.

Rob Nelson mengakui ada "tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya" terhadap game tersebut. Namun, menurutnya tekanan dari publik masih belum sebesar standar yang dipasang Rockstar terhadap dirinya sendiri.

"Tekanan internal maupun eksternalnya memang besar, tetapi pada akhirnya tekanan itu adalah sebuah keistimewaan yang kami beruntung bisa miliki," ungkap Nelson.

"Yang kami inginkan hanyalah memberikan yang terbaik untuk audiens kami."

Setelah penantian lebih dari satu dekade, ambisi Rockstar tampaknya bukan sekadar membuat Vice City lebih besar atau lebih cantik. Mereka ingin dunia tersebut bereaksi terhadap pemain hingga ke detail kecil, dari cara NPC memandang senjata yang dibawa Jason sampai perubahan tubuh Lucia setelah gaya hidup yang dijalaninya.

Grand Theft Auto VI dijadwalkan rilis pada 19 November 2026 untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X/S.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url