Shaquille O'Neal Ngaku Pernah Ditolak Marvel untuk Gabung Avengers, Alasannya?

 

Bayangkan Shaquille O'Neal berdiri di samping Thor, Hulk, dan Captain America dalam film Avengers.Dengan tinggi lebih dari dua meter dan badan segede itu, sebenarnya Shaq gak akan terlihat aneh-aneh banget di antara para superhero.

Masalahnya, Marvel justru punya alasan lain untuk gak mengajaknya bergabung: Shaq terlalu terkenal sebagai Shaq.

Legenda NBA tersebut mengungkap kepada Variety bahwa dirinya sudah bertahun-tahun ingin mendapatkan peran di Marvel Cinematic Universe (MCU), khususnya film Avengers. Sayangnya, keinginannya tersebut pernah ditolak.

Dan sepertinya kita juga gak perlu berharap Shaq tiba-tiba muncul sebagai cameo rahasia di Avengers: Doomsday.

Shaq sudah lama pengin gabung Avengers

dok. Instagram/Shaquille O’Neal

Keinginan Shaq untuk masuk MCU sebenarnya bukan cerita baru.

Ia sudah terang-terangan mengkampanyekan dirinya untuk mendapatkan peran dalam film Avengers sejak wawancara dengan Entertainment Weekly pada 2018.

Kini Shaq mengungkap bahwa dirinya memang pernah mencoba mewujudkan keinginan tersebut. Namun, menurut ceritanya, pihak Marvel menilai popularitas Shaq justru bisa menjadi masalah.

Shaq mengenang jawaban yang diterimanya:

“Aku ingin berada di Avengers dan mereka bilang, ‘Shaq, kami sangat menyukaimu dan kami ingin memasukkanmu, tapi kalau wajahmu muncul di layar, orang-orang bakal langsung bilang, ‘Hei, itu Shaq!’”

Shaq ternyata cukup bisa menerima alasan tersebut.

“Dia mengatakannya dengan jujur dan aku cuma bilang, baiklah... Sepertinya wajahku terlalu terkenal.”

Jadi masalahnya bukan Shaq dianggap gak cocok secara fisik menjadi superhero. Justru persona Shaquille O'Neal sudah terlalu melekat di kepala penonton.

Popularitas Shaq malah bikin dirinya susah dapat peran film

dok. Instagram/Shaquille O’Neal

Masalah serupa ternyata gak cuma terjadi dengan Marvel.

Shaq mengaku ingin lebih banyak mendapatkan peran action yang benar-benar membuatnya menjadi karakter lain, bukannya sekadar muncul sebagai dirinya sendiri.

Namun, beberapa petinggi Hollywood disebut pernah mengatakan bahwa dirinya terlalu “besar”.

Bukan cuma dalam arti fisik.

Menurut Shaq, begitu dirinya muncul di layar, penonton akan langsung mengenalinya sebagai legenda NBA tersebut. Akibatnya, Hollywood khawatir penonton bakal kesulitan percaya kalau Shaq tiba-tiba memainkan dokter, agen rahasia, atau karakter fiktif lainnya.

“Kalau aku mencoba memainkan dokter atau apa pun, karakterku gak akan dipercaya,” jelasnya.

Padahal Shaq sebenarnya sudah pernah menjadi superhero jauh sebelum MCU sebesar sekarang.

Shaq pernah jadi superhero DC

dok. Warner Bros./Steel

Pada 1997, Shaq membintangi film Steel, adaptasi karakter DC Comics bernama John Henry Irons.

Sayangnya, Steel gak memiliki reputasi yang terlalu bagus. Film tersebut gagal secara komersial dan selama bertahun-tahun sering masuk pembicaraan ketika membahas adaptasi superhero terburuk.

Meski begitu, Shaq tetap cukup aktif muncul dalam film dan serial sepanjang kariernya.

Terbaru, ia mendapatkan cameo di Scary Movie yang dirilis pada 2026 dan juga bakal muncul dalam Grown Ups 3.

Tapi kalau berharap Shaq akhirnya mendapatkan kesempatan kedua menjadi superhero lewat Marvel, sepertinya peluangnya semakin kecil.

Gagal lawan Thanos, Shaq sekarang mau hajar The Rock

dok. Instagram/Shaquille O’Neal

Kalau Marvel gak tertarik, Shaq rupanya sudah punya target Hollywood berikutnya.

Dwayne Johnson alias The Rock.

Bukan untuk menjadi partner, tapi justru buat dihajar di layar lebar.

“Aku ingin bikin film dengan The Rock supaya aku bisa menghajarnya,” kata Shaq.

Ketika ditanya apakah dirinya benar-benar yakin bisa mengalahkan mantan pegulat WWE tersebut, jawabannya bahkan lebih percaya diri:

“Oh, gampang! Barbecue chicken.”

Jadi mungkin kita memang gak akan pernah melihat Shaq membantu Avengers melawan Doctor Doom.

Tapi film action berisi Shaquille O'Neal vs The Rock?

Untuk yang satu itu, Hollywood sepertinya perlu mendengarkan idenya.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url