Aruma Rilis EP Dan Ternyata Aku Cukup, Berisi 5 Lagu Personal

Aruma kembali membawa cerita personal melalui karya terbarunya.

Setelah lebih dulu merilis “Jalan Buntu”, penyanyi muda tersebut kini menghadirkan EP bertajuk Dan Ternyata Aku Cukup pada 3 September 2026.

Dikerjakan selama kurang lebih satu tahun, EP ini berisi lima lagu yang merepresentasikan berbagai fase dan perasaan yang dialami Aruma dalam beberapa tahun terakhir.

Buat Aruma, Dan Ternyata Aku Cukup bahkan terasa seperti potongan buku harian. Meski setiap lagunya lahir dari pengalaman berbeda, semuanya perlahan membentuk satu perjalanan yang sama: belajar menerima diri sendiri tanpa harus terus mencari validasi dari orang lain.

Berikut cerita di balik EP terbaru Aruma, Dan Ternyata Aku Cukup.

1. Dan Ternyata Aku Cukup berisi lima lagu seperti potongan buku harian

dok. Sony Music Indonesia

Ada lima lagu yang masuk ke dalam Dan Ternyata Aku Cukup, yakni “Pura-Pura Hidup Lagi”, “Jalan Buntu”, “Senyum Pada Sepi”, “Semoga Nanti”, dan “Bulan Separuh”.

Menariknya, Aruma gak merancang kelima lagu tersebut sejak awal untuk menceritakan satu kisah yang berkesinambungan.

Beberapa lagunya berangkat dari cerita dan perasaan yang sudah lama ia simpan. Sementara yang lainnya justru berasal dari pengalaman relatif baru.

Benang merahnya baru disadari Aruma setelah semua materi tersebut dikumpulkan.

“Aku merasa EP ini bukan cuma kumpulan lagu, tapi seperti potongan-potongan buku harian yang akhirnya bisa aku bagikan ke orang lain,” ujar Aruma.

Semua lagu tersebut ternyata sama-sama menggambarkan perjalanan seseorang dalam memahami dirinya sendiri hingga akhirnya belajar merasa cukup.

2. Judul EP lahir dari perjalanan Aruma belajar merasa cukup

Kalimat Dan Ternyata Aku Cukup dipilih bukan sekadar karena terdengar menarik.

Judul tersebut menjadi kesimpulan yang didapat Aruma setelah melewati fase kehidupan tentang “rasa cukup”.

Dulu, ia mengaku sering merasa perlu menjadi versi tertentu dari dirinya agar bisa dicintai, dipilih, maupun dianggap cukup oleh orang lain.

Perlahan, perspektif tersebut mulai berubah.

“Kalimat ‘dan ternyata aku cukup’ memberiku kesadaran lain, yaitu tidak menjadikan kekurangan sebagai alasan untuk terus meragukan diri sendiri,” jelasnya.

Karena itu, EP ini bukan mengenai seseorang yang tiba-tiba berhasil menyelesaikan semua persoalannya. Sebaliknya, Aruma ingin menggambarkan proses panjang untuk berhenti mengukur nilai diri berdasarkan pandangan orang lain.

3. Lebih personal dibandingkan EP Bertumbuh

dok. Sony Music Indonesia

Dan Ternyata Aku Cukup hadir sekitar dua tahun setelah EP Bertumbuh.

Menurut Aruma, kedua karya tersebut menggambarkan fase kehidupan yang berbeda.

Jika Bertumbuh banyak diisi pertanyaan mengenai siapa dirinya dan ke mana ia harus melangkah, EP terbarunya datang ketika Aruma mulai menemukan jawaban.

“Kalau dulu aku banyak bertanya, ‘Aku harus menjadi siapa?’ atau ‘Aku harus ke mana?’, sekarang aku mulai sampai di titik aku bisa bilang, ‘Mungkin aku tidak perlu menjadi siapa-siapa selain diriku sendiri,’” ungkapnya.

Perubahan tersebut juga terasa secara musikal.

Aruma kini lebih berani mengeksplorasi warna musik yang intim dan dibuat semakin dekat dengan cerita yang ingin disampaikan. Pendekatan tersebut menjadi salah satu cara Aruma memperlihatkan fase barunya sebagai musisi.

4. Jeda dua tahun dipakai Aruma untuk menjalani hidup dan mengumpulkan cerita

Jarak dua tahun dari EP sebelumnya ternyata punya alasan tersendiri.

Aruma merasa dirinya membutuhkan waktu untuk mengalami berbagai hal sebelum bisa menceritakannya secara jujur melalui musik.

Menurutnya, ada pengalaman yang belum tentu bisa langsung dipahami jika buru-buru dituangkan menjadi lagu.

“Jeda ini sebenarnya bukan karena aku berhenti berkarya, tapi karena aku sedang menjalani hidup dan mengumpulkan cerita,” katanya.

Pendekatan tersebut berbeda dari 2024 ketika Aruma merilis EP dan album hanya dalam selang beberapa bulan.

Kali ini, ia gak ingin memaksakan dirinya mengulang pola yang sama. Aruma memilih menikmati proses dan memastikan setiap karya yang dirilis memang punya cerita serta alasan untuk hadir.

Proses tersebut akhirnya menghabiskan waktu sekitar satu tahun sampai Dan Ternyata Aku Cukup siap diperdengarkan kepada publik.

5. Setiap lagu menggambarkan fase berbeda menuju rasa cukup

Lima lagu dalam EP ini pada akhirnya bisa dibaca sebagai tahapan berbeda dalam sebuah perjalanan emosional.

Ada fase ketika seseorang berusaha “Pura-Pura Hidup Lagi”, kemudian merasa terjebak di “Jalan Buntu”, hingga perlahan belajar berdamai melalui “Senyum Pada Sepi”.

Perjalanannya berlanjut dengan masih menyimpan harapan lewat “Semoga Nanti”, sementara “Bulan Separuh” menggambarkan perasaan ketika seseorang belum benar-benar merasa utuh.

Aruma berharap pendengar bisa menemukan sedikit bagian dari kehidupan mereka sendiri melalui kelima cerita tersebut.

Ia juga ingin mengingatkan bahwa gak masalah jika perjalanan untuk memahami dan menerima diri sendiri membutuhkan waktu panjang.

“Semoga setelah mendengarkan EP ini, kalian juga bisa sampai di satu titik saat kalian bisa berkata pada diri sendiri: ‘dan ternyata, aku cukup,’” tutup Aruma.

EP Dan Ternyata Aku Cukup sudah tersedia di berbagai platform musik digital mulai 3 September 2026.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url