Réna Debut Lewat Teach Me How To Love You, Terinspirasi dari Anjing Kesayangan

Cerita cinta gak melulu harus tentang pasangan.

Hal itulah yang coba diperlihatkan Réna melalui single debutnya, Teach Me How To Love You.

Musisi Indonesia yang kini berbasis di Jerman tersebut justru mendapatkan inspirasi dari sosok yang sangat dekat dengannya sehari-hari: anjing kesayangannya.

Kehadiran sang anjing membuat Réna menyadari bahwa menyayangi makhluk lain ternyata gak sesederhana memberikan makan, merawat, atau berada di sampingnya. Ada bahasa kasih sayang berbeda yang harus dipahami meski gak pernah disampaikan lewat kata-kata.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi fondasi Teach Me How To Love You, sekaligus membuka perjalanan musik Réna melalui proyek debut bertajuk Soliloquies.

1. Teach Me How To Love You lahir karena anjing kesayangannya

dok. Rena

Ide Teach Me How To Love You muncul dari keseharian Réna bersama anjing peliharaannya.

Kedekatan tersebut perlahan mengubah cara Réna memahami kasih sayang.

Menurutnya, manusia terkadang merasa sudah mengetahui bagaimana cara menyayangi. Namun, hidup bersama seekor hewan justru membuatnya merasa harus mempelajari semuanya lagi dari awal.

Hewan tentu gak bisa mengatakan secara langsung apa yang mereka rasakan. Réna harus belajar membaca bagaimana anjingnya berkomunikasi, memperlihatkan kenyamanan, meminta perhatian, hingga menunjukkan kasih sayang dengan caranya sendiri.

Pengalaman itulah yang kemudian melahirkan pertanyaan sederhana dalam lagu ini: bagaimana sebenarnya cara menyayangimu?

2. Dibungkus lewat musik indie folk dan acoustic pop

dok. Rena

Cerita personal tersebut dibawa Réna melalui perpaduan indie folk dan acoustic pop.

Teach Me How To Love You gak menggunakan produksi yang terlalu ramai. Gitar akustik menjadi salah satu elemen utama yang menemani vokal lembut Réna.

Kesederhanaan tersebut memang disengaja.

Réna ingin lirik dan cerita yang dibawanya tetap berada di bagian terdepan, sehingga pendengar bisa lebih dekat dengan perasaan yang menjadi asal mula lagunya.

Meski terinspirasi dari anjing kesayangannya, makna Teach Me How To Love You juga dibuat lebih universal.

Lagu ini berbicara mengenai proses memahami seseorang atau makhluk lain melalui perhatian, kesabaran, rutinitas, dan kehadiran.

Kasih sayang akhirnya gak selalu harus berbentuk pernyataan besar.

Terkadang rasa tersebut justru paling terasa dari hal-hal kecil yang terus dilakukan setiap hari.

3. Jadi pembuka proyek debut Soliloquies

dok. Rena

Teach Me How To Love You juga menjadi langkah pertama menuju proyek debut Réna bertajuk Soliloquies.

Melalui proyek tersebut, Réna bakal mengeksplorasi berbagai bentuk cinta dan kedekatan, termasuk bagaimana sebuah hubungan bisa membentuk cara seseorang memahami dirinya sendiri maupun orang lain.

Alih-alih merilis seluruh proyek sekaligus, Soliloquies akan diperkenalkan secara perlahan.

Réna berencana merilis sejumlah single sepanjang satu tahun ke depan, dengan Teach Me How To Love You sebagai pintu masuk menuju cerita-cerita berikutnya.

Kalau single pertamanya saja lahir dari hubungan dengan anjing kesayangannya, Soliloquies tampaknya memang gak akan membatasi definisi cinta hanya pada hubungan romantis.

Bagi Réna, cinta bisa ditemukan dari siapa saja yang hadir dalam kehidupan—bahkan dari sosok yang gak pernah mengatakan “aku sayang kamu” dengan kata-kata.

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url