Tomomi Itano Dikritik karena Rekam Video di Ruang Ganti Hotel, Pihak Ritz-Carlton Bantah Beri Izin


Mantan member AKB48 Tomomi Itano tengah menjadi sorotan setelah video perjalanan keluarganya memicu kontroversi di Jepang.

Masalah bermula ketika Itano mengunggah vlog perjalanan bersama suaminya, pemain bisbol profesional Keiji Takahashi, serta putri mereka yang berusia empat tahun. Keluarga tersebut menginap di hotel mewah The Ritz-Carlton, Nikko.

Namun, salah satu bagian vlog memperlihatkan Itano melakukan pengambilan gambar di ruang ganti pemandian umum hotel yang juga dapat digunakan oleh tamu lain.

Setelah mendapat kritik, Itano mengatakan dirinya telah mendapatkan izin khusus dari hotel untuk melakukan pengambilan gambar. Kini pihak hotel memberikan keterangan berbeda: izin memang diberikan untuk merekam di area hotel, tetapi tidak termasuk ruang ganti.

1. Kontroversi bermula dari vlog liburan keluarga Tomomi Itano

dok. Instagram/Tomomi Itano

Itano mengunggah vlog perjalanan keluarganya ke Nikko melalui kanal YouTube miliknya pada 3 September 2026.

Dalam video tersebut, mantan idol AKB48 itu memperlihatkan berbagai aktivitas selama menginap di The Ritz-Carlton, Nikko, mulai dari room tour hingga menikmati makanan bersama keluarga.

Awalnya gak ada masalah.

Kontroversi muncul setelah penonton menyadari ada adegan yang direkam di ruang ganti fasilitas pemandian umum hotel.

Berbeda dengan kamar hotel pribadi, ruang tersebut dapat digunakan oleh tamu lainnya.

Pengambilan gambar di tempat seperti ruang ganti dan pemandian umum menjadi persoalan sensitif karena berkaitan langsung dengan privasi. Banyak fasilitas pemandian di Jepang juga melarang penggunaan kamera maupun smartphone di area tersebut.

Itano pun mulai mendapatkan kritik karena dianggap seharusnya mengetahui bahwa tempat seperti itu bukan lokasi yang pantas untuk merekam vlog.

2. Itano mengaku sudah mendapatkan izin khusus dari Ritz-Carlton

Setelah kritik semakin ramai, Itano memberikan klarifikasi melalui akun X miliknya pada 5 September.

Ia meminta maaf karena penyampaian dalam videonya dianggap dapat menimbulkan kesalahpahaman.

Namun, Itano sekaligus menegaskan bahwa adegan tersebut direkam setelah dirinya mendapatkan izin khusus dari pihak hotel.

Video itu bahkan mencantumkan keterangan bahwa The Ritz-Carlton, Nikko memberikan kerja sama dalam proses pengambilan gambar dan izin khusus telah diperoleh.

Klarifikasi tersebut awalnya dimaksudkan untuk meredam kritik terhadap Itano.

Namun, masalah justru semakin besar.

Warganet mulai mempertanyakan mengapa hotel sekelas Ritz-Carlton memberikan izin kepada seorang figur publik untuk merekam di ruang ganti yang berpotensi digunakan tamu lainnya.

Ada pula yang mempertanyakan apakah fasilitas tersebut sebenarnya sudah disewa secara privat ketika proses syuting berlangsung.

Situasinya semakin membingungkan setelah muncul seseorang di internet yang mengklaim berada di lokasi pada waktu yang sama.

3. Ritz-Carlton bantah memberikan izin merekam di ruang ganti

dok. Instagram/Tomomi Itano

Di tengah berbagai spekulasi tersebut, The Ritz-Carlton, Nikko akhirnya memberikan keterangan kepada Shukan Josei PRIME.

Hotel membenarkan bahwa Itano memang telah mendapatkan izin melakukan pengambilan gambar.

Namun, cakupan izinnya berbeda dari yang dipahami publik setelah membaca klarifikasi Itano.

“Izin pengambilan gambar memang diberikan untuk area hotel secara umum. Namun, izin tersebut hanya berlaku untuk area yang memungkinkan untuk direkam. Kami tidak memberikan izin pengambilan gambar di ruang ganti dan tempat sejenisnya.”

Dengan demikian, pihak hotel secara tegas mengatakan ruang ganti gak termasuk area yang mendapat izin pengambilan gambar.

Hotel juga menyinggung bahwa ada area-area yang berdasarkan norma umum maupun pertimbangan hukum memang gak memungkinkan untuk dijadikan tempat pengambilan gambar.

Keterangan tersebut membuat kontroversi berubah arah.

Persoalannya bukan lagi apakah Itano mendapatkan izin dari hotel, karena kedua belah pihak sama-sama mengakui izin tersebut memang ada.

Pertanyaannya adalah seberapa luas izin tersebut berlaku.

4. Izin merekam di hotel ternyata bukan berarti semua tempat boleh direkam

Perbedaan pemahaman tersebut menjadi inti kontroversinya.

Menurut penjelasan hotel, izin yang diberikan bersifat umum untuk area-area yang memang memungkinkan dilakukan pengambilan gambar.

Pihak hotel tampaknya menganggap ruang ganti sebagai pengecualian yang sudah seharusnya dipahami tanpa perlu disebutkan satu per satu.

Sementara klarifikasi awal Itano menyatakan adegan yang dipermasalahkan dilakukan setelah mendapatkan izin khusus.

Karena itulah muncul kesan bahwa hotel secara spesifik mengizinkan pengambilan gambar di ruang ganti, sesuatu yang kini dibantah oleh pihak Ritz-Carlton.

Shukan Josei PRIME menilai kasus tersebut memperlihatkan adanya perbedaan pemahaman mengenai batas “akal sehat” atau norma umum dalam proses pengambilan gambar.

Pihak hotel belum memberikan penjelasan lebih jauh mengenai komunikasi mereka dengan pihak Itano setelah kontroversi berkembang. Mereka mengatakan akan memberikan keterangan lanjutan mengenai detail situasinya.

5. Belum ada tanggapan terbaru Tomomi Itano setelah bantahan hotel

dok. Instagram/Tomomi Itano

Untuk saat ini, keterangan kedua pihak mengenai izin pengambilan gambar memang berbeda.

Itano sebelumnya menyebut adegan tersebut dibuat setelah mendapatkan izin khusus dari hotel.

Sementara The Ritz-Carlton, Nikko menegaskan bahwa mereka gak pernah memberikan izin untuk merekam di ruang ganti.

Karena itu, belum bisa dipastikan apakah terjadi kesalahpahaman mengenai cakupan izin, miskomunikasi selama produksi vlog, atau ada faktor lain.

Penting juga untuk membedakan fakta dengan berbagai klaim yang beredar di media sosial. Klaim seseorang yang mengaku berada di lokasi, misalnya, belum membuktikan dengan sendirinya bagaimana kondisi fasilitas ketika proses pengambilan gambar dilakukan.

Kini perhatian tertuju kepada Tomomi Itano dan timnya.

Hingga laporan Shukan Josei PRIME diterbitkan, belum ada tanggapan lanjutan dari pihak Itano mengenai pernyataan hotel yang secara spesifik membantah memberikan izin pengambilan gambar di ruang ganti.

Kontroversi tersebut berpotensi berlanjut apabila Itano memberikan klarifikasi baru mengenai izin yang sebenarnya ia terima dari The Ritz-Carlton, Nikko.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url