Ada 347 Orang Indonesia Bernama Naruto atau Uzumaki

 

Kalau selama ini kamu mengira nama seperti Naruto, Sasuke, atau Luffy cuma dipakai sebagai nama panggilan di media sosial, ternyata kenyataannya jauh lebih unik.

Ratusan orang Indonesia benar-benar memiliki nama tersebut secara resmi di dokumen kependudukan.

Data ini berasal dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri yang baru-baru ini mengungkap berapa banyak warga Indonesia yang memakai nama karakter anime sebagai nama legal mereka.

Hasilnya cukup mengejutkan.

Ada 347 Orang yang Resmi Bernama Naruto atau Uzumaki

dok. Studio Pierrot/Naruto

Menurut data Ditjen Dukcapil, terdapat 347 warga Indonesia yang memiliki nama Naruto atau Uzumaki, terinspirasi langsung dari tokoh utama manga dan anime Naruto, Naruto Uzumaki.

Tak hanya itu, secara keseluruhan ada 657 warga Indonesia yang menggunakan nama karakter anime dari berbagai seri sebagai nama resmi di akta kelahiran maupun kartu identitas.

Fenomena ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh budaya pop Jepang di Indonesia, bahkan sampai memengaruhi keputusan orang tua saat memberi nama anak.

Bukan Cuma Naruto, Banyak Nama Anime Lain Juga Masuk Data Resmi

Yang menarik, Naruto bukan satu-satunya anime yang mendominasi daftar tersebut. Berikut beberapa nama karakter anime yang tercatat secara resmi di data Ditjen Dukcapil:

  • Naruto/Uzumaki — 347 orang
  • Nobita (Doraemon) — 181 orang
  • Sasuke — 158 orang
  • Uchiha — 152 orang
  • Boruto — 60 orang
  • D. Luffy (One Piece) — 79 orang
  • Shinchan — 65 orang
  • Usopp (One Piece) — 37 orang
  • Inuyasha — 23 orang
  • Doraemon — 16 orang
  • Suneo — 8 orang

Direktur Jenderal Dukcapil, Teguh Setyabudi, bahkan sempat menyinggung nama Suneo, karakter yang dikenal sebagai teman Nobita yang usil dan suka pamer.

Bukti Anime Sudah Jadi Bagian dari Budaya Pop Indonesia

dok. Shin-Ei Animation/Doraemon

Fenomena ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan jika melihat besarnya komunitas anime di Indonesia. Selama puluhan tahun, serial seperti Naruto, Doraemon, One Piece, Crayon Shin-chan, hingga Inuyasha selalu memiliki basis penggemar yang sangat besar.

Yang menarik adalah bagaimana kecintaan terhadap anime kini tidak berhenti pada koleksi merchandise, cosplay, atau menonton serialnya saja. Sebagian orang tua ternyata memilih mengabadikan karakter favorit mereka melalui nama anak.

Di sisi lain, sejumlah laporan media lokal juga menyebut bahwa tren pemberian nama di Indonesia memang mulai berubah dalam beberapa dekade terakhir. Generasi orang tua yang lebih muda cenderung lebih terbuka menggunakan nama yang terinspirasi budaya populer global dibanding hanya mengikuti pola penamaan tradisional.

Anime pun menjadi salah satu sumber inspirasi yang paling menonjol.

Angkanya Memang Kecil, Tapi Tetap Unik

Kalau dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang kini mencapai lebih dari 280 juta jiwa, angka 657 memang sangat kecil. Namun yang membuatnya menarik bukan jumlahnya, melainkan keragaman karakter yang dipakai sebagai nama resmi.

Mulai dari ninja seperti Naruto dan Sasuke, bajak laut seperti Luffy dan Usopp, hingga karakter ikonik seperti Doraemon, Nobita, Shinchan, bahkan Suneo.

Hal ini menunjukkan bahwa anime memang sudah menjadi bagian dari budaya populer di Indonesia selama bertahun-tahun.

Dan melihat antusiasme masyarakat terhadap festival budaya Jepang, event anime, hingga film-film anime yang selalu ramai di bioskop, rasanya tidak mengherankan kalau kecintaan tersebut akhirnya ikut tercermin dalam data kependudukan.

Buat sebagian orang, memberi nama anak dengan karakter favorit mungkin terdengar unik.

Tapi bagi ratusan keluarga di Indonesia, Naruto, Nobita, atau Luffy bukan sekadar karakter anime, melainkan nama yang benar-benar tercatat secara resmi sejak lahir.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url