Good Morning Everyone Gandeng Fiersa Besari di EP Kalah, Cerita tentang Merelakan Hubungan


Good Morning Everyone (GME) kembali membawa cerita patah hati lewat karya terbarunya.

Unit pop alternatif asal Semarang tersebut merilis EP bertajuk Kalah dengan menggandeng Fiersa Besari sebagai kolaborator.

Menariknya, Fiersa gak cuma muncul dalam satu lagu. Musisi yang dikenal dengan gaya penulisan liriknya yang puitis tersebut terlibat dalam seluruh materi di EP Kalah.

EP ini terdiri dari empat track, yakni “Salah”, “Ia”, “Salah (Acoustic Version)”, dan “Ia (Acoustic Version)”. Semuanya dirangkai untuk menggambarkan berbagai fase dalam hubungan ketika cinta saja ternyata gak selalu cukup untuk membuat dua orang tetap bersama.

Mulai dari merasa selalu salah, menerima kekalahan, sampai akhirnya berani merelakan.

1. Kalah berisi empat lagu tentang hubungan yang gak lagi berjalan

dok. Good Morning Everyone

Lewat Kalah, GME dan Fiersa Besari membawa pendengar melihat hubungan dari dua perspektif berbeda melalui “Salah” dan “Ia”.

“Salah” bercerita tentang seseorang yang terus dianggap keliru di mata pasangannya. Apa pun yang dilakukan seolah gak pernah benar.

Sementara “Ia” mengambil perspektif yang berbeda.

Lagu tersebut berbicara mengenai hubungan yang akhirnya harus dilepaskan, bukan karena salah satu pihak menjadi penyebab semuanya berakhir.

Ada kalanya dua orang masih memiliki perasaan satu sama lain, tetapi tujuan hidup mereka sudah gak lagi menuju tempat yang sama.

“‘Ia’ adalah tentang menerima bahwa tidak semua hal harus dipaksakan untuk bertahan. Ada hubungan yang akhirnya perlu dilepaskan, bukan karena rasa sayangnya tidak ada, tetapi karena kami sadar arah yang dituju sudah berbeda,” ungkap GME.

2. Bukan berhenti sayang, tapi menyadari sudah gak sejalan

Konsep tersebut sekaligus menjadi benang merah dari judul Kalah.

Kalah dalam EP ini gak selalu berarti gagal mendapatkan seseorang atau menjadi pihak yang bersalah dalam sebuah hubungan.

Ada bentuk kekalahan lain ketika seseorang harus menerima kenyataan bahwa hubungan yang diperjuangkan ternyata sudah gak bisa dilanjutkan.

Menariknya, GME gak menggambarkan perpisahan dengan mencari siapa yang menjadi penjahat.

“Ia” justru memperlihatkan situasi yang mungkin lebih menyakitkan: ketika gak ada yang sepenuhnya salah, tetapi hubungan tetap harus selesai.

Perasaan masih ada, tetapi dua orang yang sebelumnya berjalan berdampingan perlahan mempunyai arah masing-masing.

Daripada terus memaksakan sesuatu yang gak lagi bekerja, merelakan akhirnya menjadi pilihan.

3. Fiersa Besari hadir di seluruh lagu

Fiersa Besari menjadi bagian penting dari Kalah karena keterlibatannya gak terbatas sebagai featuring dalam satu track.

Ia hadir di seluruh lagu dalam EP tersebut.

Kolaborasi ini mempertemukan karakter musik pop alternatif GME dengan kemampuan Fiersa dalam menyampaikan cerita melalui lirik.

GME selama ini banyak mengambil inspirasi dari persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sementara Fiersa identik dengan tulisan mengenai cinta, kehilangan, perjalanan, dan berbagai perasaan personal.

Pertemuan keduanya kemudian menghasilkan cerita mengenai proses menjadi pihak yang salah, merasa kalah, menerima keadaan, hingga akhirnya belajar merelakan seseorang.

Meski berangkat dari pengalaman personal, tema tersebut sengaja dibuat cukup universal sehingga pendengar bisa menemukan pengalaman mereka sendiri di dalam lagunya.

4. Versi akustik dibuat supaya ceritanya lebih terasa

dok. Good Morning Everyone

Selain versi utama “Salah” dan “Ia”, GME dan Fiersa menghadirkan versi akustik dari kedua lagu tersebut.

Bukan sekadar alternatif aransemen, versi akustiknya dirancang untuk membuat cerita menjadi pusat pengalaman mendengarkan.

Instrumen dibuat lebih sederhana sehingga perhatian pendengar lebih banyak tertuju pada vokal, lirik, dan emosi yang ingin disampaikan.

“Kami merasa cerita dalam EP ini akan lebih kuat ketika dibawakan dengan sederhana, seperti mendengarkan seseorang bercerita secara langsung tanpa banyak ornamen,” jelas GME.

Pendekatan tersebut juga sesuai dengan tema Kalah yang sangat bergantung pada cerita dan emosi.

Seolah setelah segala pertengkaran dan usaha mempertahankan hubungan selesai, yang tersisa hanyalah seseorang yang duduk dan menceritakan kembali apa yang pernah dialaminya.

5. Kalah lanjutkan perjalanan Good Morning Everyone

Kalah sekaligus menjadi karya terbaru dalam perjalanan Good Morning Everyone sebagai salah satu unit pop alternatif asal Semarang.

Band ini beranggotakan Sani (vokal), Daniel (gitar), Erwin (keyboard), Dani (bass), dan Yuli (gitar).

Perjalanan mereka sebelumnya membawa GME mendapatkan nominasi AMI Awards 2016 melalui lagu “Move On”. Mereka juga sempat membawa musiknya ke panggung internasional dengan menjadi salah satu guest star Zandari Festival 2023 di Korea Selatan.

Kini melalui Kalah, GME kembali ke cerita yang sangat dekat dengan kehidupan pendengarnya.

Sebab terkadang sebuah hubungan memang gak berakhir karena perselingkuhan, pertengkaran besar, atau hilangnya rasa cinta.

Kadang dua orang hanya berubah dan menemukan bahwa mereka sudah gak lagi berjalan menuju tempat yang sama.

Dan dalam keadaan seperti itu, mengakui kalah mungkin justru menjadi cara untuk akhirnya bisa merelakan.

EP Kalah dari Good Morning Everyone dan Fiersa Besari sudah tersedia di seluruh platform musik digital.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url